Translate

Jumat, 08 Februari 2013

Prinsip-prinsip Dasar Penilaian Aset




1.     Highest and Best Use
Nilai Pasar diukur berdasarkan penggunaan yang optimal (penggunaan yg paling menguntungkan)
-    Legal
-      Fisik
-      Finansial
-      Maximum producktivity
2.     Supply and Demand (Penawaran dan permintaan)
Interaksi antara penawaran dan permintaan real estate menjadi penentu harga. Relatif terhadap faktor nilai, kegunaan, kelangkaan, keinginan dan daya beli efektif.
Nilai akan naik bila permintaan akan properti meningkat sementara penawaran terhadap properti tersebut terbatas
3.     Subsitusi
Pembeli suatu properti tidak akan membayar lebih terhadap suatu properti dibanding dengan biaya pembelian properti lain yang sama.
4.     Antisipasi
Persepsi bahwa nilai diciptakan oleh ekspektasi atas keuntungan dimasa depan. Nilai didasarkan pada persepsi pelaku pasar tentang keuntungan kepemilikan dimasa depan.
5.     Competition
Nilai property dipengaruhi oleh properti pesaingnya. Properti yang mempunyai daya saing rendah akan memiliki nilai rendah dibandingkan dengan properti yang memiliki dayasaing  tinggi akan memiliki nilai tinggi.
6.     Change
Perubahan nilai dipengaruhi oleh banyak variable, penduduk, perekonomian, dll.
Prinsip ini berpedoman bahwa nilai dari suatu properti dipengaruhi oleh faktor dari luar seperti kebijakan pemerintah, sarana dan prasarana lingkungan, dsb.
7.     Conformity
Prinsip kesesuaian, Properti yang letaknya bagus maka nilainya lebih bagus dari lokasi yang jelek.
Prinsip ini perpedoman bahwa hubungan antara tanah dan bangunan di atasnya, serta hubungan antara properti dan lingkungannya harus seimbang sehingga nilainya mencerminkan nilai pasar yang optimal.
8.     Increasing And Descreasing Return
Penambahan dan pengurangan pendapatan atau kesimbangan, penambahan biaya belum tentu akan menambah nilai.
Nilai suatu properti diukur dari kontribusinya secara keseluruhan terhadap biaya yang telah dikeluarkan.
9.     Consistence of use
Prinsip penggunaan tetap
10.  Prinsip Kontribusi
Nilai suatu properti diukur dari kontribusinya secara keseluruhan terhadap biaya yang telah dikeluarkan.
11.  Prinsip Keseimbangan
Prinsip ini perpedoman bahwa hubungan antara tanah dan bangunan di atasnya, serta hubungan antara properti dan lingkungannya harus seimbang sehingga nilainya mencerminkan nilai pasar yang optimal.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

PESUGIHAN KONYOL....

Posting Komentar

The Real Property Appraiser

Facebook Twitter LinkedIn Google Plus RSS Feed Favorites More

 
design by Penilai Semarang